Senin, 19 Oktober 2015

7 Cara Mengubah Hidup Agar Lebih Baik

Mau Mengubah Hidup Agar Lebih Baik?

Cara Mengubah Hidup Itu Berproses

berubahMaaf, jika Anda pikir cara mengubah hidup seperti mengayunkan tangkat ajaib, maka Anda salah. Jika Anda ingin mengubah hidup Anda, artinya Anda perlu bersedia untuk berproses. Orang-orang hebat itu adalah mereka yang sudah melalui proses, tidak terjadi begitu saja.
Seringkali kita tertipu oleh persepsi sendiri. Orang yang lebih baik itu sudah dari sononya. Padahal tidak, mereka sudah melalui proses dan memerlukan waktu dan pengorbanan untuk sampai dalam tahap tertentu.
Orang yang memiliki jabatan tinggi, sebab dia sudah melalui proses yang mengubah dia menjadi pribadi yang pantas dan sanggup mengemban jabatan tinggi.
Begitu juga, orang yang berpenghasilan tinggi pun, sudah melalui proses untuk mengasah insting dan kemampuannya dalam mendapatkan penghasilan besar.
Orang alim pun sama. Mereka telah melalui proses menimba ilmu agama dalam waktu yang tidak sedikit.

Cara Mengubah Hidup Itu Menyeluruh

Banyak yang mengira, jika dia sudah memiliki modal, segalanya akan lebih baik. Bisa jadi, jika yang lainnya sudah baik, misalnya mindset dan kemampuannya sudah baik. Kehadiran modal akan membuatnya lebih baik.
Namun tidak semua orang punya modal menjadi lebih baik. Bahkan, modal malah menghancurkannya. Mengapa, sebab baik dari satu segi itu tidak cukup.
Anda tidak akan menjadi baik jika hanya mengandalkan skill teknis saja. Diperlukan kemampuan lain untuk meraih sukses, bukan hanya masalah kemampuan teknis saja. Hanya bisa membuat ayam goreng, tidak akan bisa menjadikan Anda menjadi pengusaha ayam goreng. Diperlukan kemampuan yang lain.

Langkah Pertama: Kejelasan

Anda mau berubah?
Jika Anda jawab ya, saya tanya lagi. “Berubah jadi apa?”
“Jadi Superman!!!” He he.
Jika Anda menjawab, “Menjadi lebih baik.”
Maka akan muncul pertanyaan berikutnya, baik apanya?
Terus seberapa baik?
Bingungkan?
Anda akan bingung jika tidak jelas arah perubahan Anda. Seperti saat Anda mengendarai mobil, Anda akan mudah mengarahkan setir mobil jika sudah mengetahui tujuan dengan jelas. Jika tidak, maka mobil Anda bisa tidak tentu arah dan entah akan melaju kemana.
Tentukan, apa definisi lebih baik itu dengan jelas dan terukur. Jika mau lebih baik dari sisi ekonomi, baik apanya? Misalnya penghasilan saya ingin lebih baik? Berapa lebih baik itu? Kapan?
Artinya langkah pertama Anda harus membuat sebuah tujuan yang SMART, dimana tujuan itu lebih baik dari kondisi saat ini.

Langkah Kedua: Tekad

Banyak yang ingin berubah, tetapi hanya ingin. Dia tidak juga melakukan perubahan.
Mengapa?
Sebab dia tidak memiliki tekad yang kuat.
Keinginan yang kuat ditunjang tekad yang kuat akan menghasilkan perubahan yang berarti. Dalam proses perubahan, Anda akan bertemu banyak halangan dan rintangan, bahkan kecendrungan untuk kembali ke tempat semua. Nah, untuk mengatasi itu semua, dibutuhkan tekad yang kuat.
Tekad yang kuat artinya Anda harus siap dan mau “membayar” apa pun yang diperlukan (selama halal) untuk mengalami perubahan.
Kenyataanya, banyak yang ingin berubah, tetapi mereka tidak mau memenuhi syaratnya. Keinginan dan tekad mereka lemah, kemudian akhirnya mereka berdalih bahwa kondisi saat ini sudah yang terbaik.
Jadi bulatkan tekad Anda untuk berubah, sekarang. Kemudian bertawakallah.

Langkah Ketiga: Hati

Ingatlah bahwa di dalam jasad terdapat segumpal daging. Jika baik, maka baiklah seluruh jasad. Jika rusak, maka rusaklah seluruh jasad. Ketahuilah, bahwa (segumpal daging) itu adalah hati. (H.R alBukhari dan Muslim)
Dari hadits ini sudah sangat jelas, jika Anda ingin berubah menjadi lebih baik, ubahlah hati Anda. Hati meliputi perasaan dan pikiran, maka wajar banyak metode pengembangan diri yang fokus membenahi perasaan dan pikiran.
Bersihkan hati, dari dosa, dari perasaan negatif, dari berburuk sangka, khawatir, lemah, takut, ragu, dan berbagai penyakit hati lainnya, niscara Anda akan berubah menjadi pribadi yang jauh lebih optimis, semangat, dan memiliki energi yang tinggi untuk berubah.
Penghalang perubahan itu ada di hati kita, maka bersihkanlah jika ingin berubah.

Langkah Keempat: Prioritas

Hal pokok keempat yang perlu kita lakukan adalah mengatur prioritas kita. Perubahan akan tergantung apa yang kita prioritaskan. Jika Anda memprioritaskan tindakan-tindakan yang biasa Anda lakukan, maka hasilnya pun akan seperti biasa. Mengapa berharap yang lain?
Kadang banyak orang yang merasa sudah melakukan sesuatu untuk perubahan, tetapi tidak menjadi prioritas sehingga tidak memberikan hasil yang signifikan. Hasilnya akan didominasi oleh apa-apa yang Anda prioritaskan.
Lihatlah apakah Anda sudah punya rencana untuk berubah? Maka prioritaskan tindakan Anda pada rencana itu.

Langkah Kelima: Istiqomah

Kelanjutan dari memprioritaskan adalah Anda harus istiqomah dalam melakukannya. Jika tidak, maka hasilnya tidak akan berarti untuk mengubah hidup Anda. Lakukan terus dan terus sampai Anda merasakan perubahan itu.
Konon, istiqomah adalah hal yang paling sulit. Menjaga istiqomah itu tidak mudah. Tapi, ini harus dilakukan jika Anda mau berubah.

Langkah Keenam: Motivasi

Istiqomah itu berat. Untuk itu, dibutuhkan energi yang lebih besar agar bisa terus istiqomah. Semakin jauh perjalanan, akan semakin dibutuhkan energi yang lebih banyak. Semakin jauh perjalanan, bensin haru siap sedia, jangan sampai roda berhenti berputar.
Agar Anda terus istiqomah bertindak, maka Anda harus memiliki motivasi yang cukup sampai akhir. Jangan sampai berhenti ditengah jalan, sebab jika berhenti Anda tidak akan pernah sampai ketujuan.
Anda harus memiliki senjata-senjata yang bisa memotivasi diri Anda.

Langkah Ketujuh: Optimis

Semua hal diatas akan percuma jika Anda pesimis. Kadang, perubahan itu membutuhkan waktu yang lama. Membutuhkan proses dan perjuangan. Anda hanya akan bisa berproses jika Anda memiliki optimisme yang tinggi.
Optimis adalah yakin, bahwa Anda bisa berubah, meski setelah usaha panjang masih belum terlihat hasilnya. Anda terus menjaga keyakinan, suatu saat perubahan itu akan tiba.
Optimis menjadi sebuah pelengkap yang mutlak harus ada. Banyak orang yang tidak jadi berubah karena mereka kehilangan optimisme.

Yang dapat mengubah hidup kita hanya Allah SWT, tetapi Allah meminta umatnya untuk mau berusaha, berdoa, ikhtiar, dan tawakkal jika mereka ingin merubah kehidupannya menjadi lebih baik. Kita tidak akan bisa merubah beras menjadi nasi tanpa memasaknya. Begitupula dengan kehidupan kita, tidak akan bisa berubah tanpa kita melakukan sebuah usaha. Keep Fighting!!

Anda Bisa Sukses Dengan 5 Kunci Sukses Ini

Anda Bisa Sukses Jika …

Ada dua hal yang menyebabkan Anda bisa sukses, pertama adalah Anda melakukan cara tertentu untuk meraih sukses, kedua Allah mengijinkan Anda untuk sukses.
Keputusan menetapkan (sesuatu) hanyalah hak Allah; kepada-Nya-lah aku bertawakal dan hendaklah kepada-Nya saja orang-orang yang bertawakal berserah diri [12.67]

Anda Bisa Sukses Jika Mau Berusaha

Meskipun ada faktor nasib disini, tetapi bukan berarti kita tidak harus berusaha, hanya menunggu nasib dari Allah. Allah sendiri yang memerintahkan kita untuk berusaha. Seperti didalam firman-Nya:
Dialah yang menjadikan untukmu malam (sebagai) pakaian, dan tidur untuk istirahat, dan Dia menjadikan siang untuk bangun berusaha. [25.47]
Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki suatu keburukan terhadap suatu kaum, maka tidak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tidak ada pelindung bagi mereka selain Dia.(ar-Ra’d: 11)
Kita disuruh berusaha, tetapi usaha tertentu yang bisa membuat Anda bisa sukses (bukan sembarang usaha), karena yang menjadikan orang sukses ialah karena mereka melakukan usaha tertentu yang benar yang akan membuat Anda bisa sukses. Bagaimanapun kerasnya Anda berusaha jika usaha yang Anda lakukan salah maka Anda tidak akan berhasil.
Jadi, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mau berusaha. Kemauan berusaha, mutlak harus dimiliki jika Anda mau sukses. Ini yang pertama.

Anda Bisa Sukses Meski Pun Linkungan Tidak Mendukung

Sukses tidak disebabkan oleh lingkungan. Bagaimanapun lingkungan Anda, tetap, Anda bisa sukses. Ada orang yang sukses dari lingkungan kota, ada juga dari desa. Jika Anda seorang karyawan, ada juga karyawan yang sukses, jika Anda seorang pengusaha ada pengusaha yang sukses, bahkan jika Anda seorang pemulung, ada juga yang sukses.
Meskipun Anda seorang presiden tidak dijamin Anda akan sukses. Sudah ada contoh bahwa seorang presiden mengakhiri hidupnya dengan tragis. Kesimpulannya lingkungan atau profesi tidak menentukan Anda bisa sukses atau tidaknya.
Andalah yang mengambil keputusan, Andalah yang proaktif, jangan tergantung pada lingkungan. Memiliki sikap proaktif adalah hal kedua yang harus Anda miliki.

Anda Bisa Sukses Meski Pun Modal Kecil dan Pendidikan Tidak Tinggi

Begitu juga dengan kepandaian maupun gelar tidak menjamin akan sukses. Banyak yang bergelar doktor maupun profesor tidak mendapatkan kesuksesan, tetapi disisi lain lulusan SD ada yang sukses.
Sukses juga tidak ditentukan oleh modal, sudah banyak contoh orang sukses tanpa modal (sukses dalam bisnis). Jadi tidak ada alasan Anda tidak mau mengejar sukses karena terhambat modal. Mendapatkan modal adalah bagian dari langkah menuju sukses, bukan penentu. Karena banyak juga yang sudah punya modal tidak sukses.
Pada intinya Anda bisa sukses tidak peduli dimana Anda berada, tidak peduli apa pendidikan Anda bahkan tidak peduli Anda punya uang atau tidak sekarang. Yang penting Anda mau melakukan cara yang benar untuk meraih sukses.
Jadi, kemauan untuk mengisi atau melengkapi kekurangan, justru itu yang harus dimiliki. Tidak peduli bagaimana pun kondisi Anda. Ini yang ketiga.

Anda Bisa Sukses Dengan Melakukan 4 Langkah Sukses Ini

Timbul pertanyaan, seperti apa cara atau strategi jitu untuk meraih sukses. Anthony Robin dalam bukunya Langkah sukses menuliskan langkah jitu untuk meraih sukses yaitu :
  1. Tentukan tujuan yang Anda inginkan. (berhati-hatilah! Kejelasan merupakan modal paling penting.
  2. Ambillah tindakan (karena kemauan saja tidak cukup)
  3. Periksalah apa yang berhasil dan tidak. (Anda tidak perlu menyia-nyiakan energi untuk pendekatan tidak bermanfaat)
  4. Ubah pendekatan Anda sampai menggapai tujuan (Fleksibilitas memberi Anda kemampuan untuk membuat pendekatan baru dan hasil baru)
Yah, Anda bisa sukses jika menjalankan 4 langkah di atas, Insya Allah. Tetapi ada yang perlu diperhatikan yaitu 4 langkah tersebut diatas adalah langkah-langkah sukses yang umum. Anda memerlukan cara-cara yang lebih spesifik atau penjabaran dari langkah-langkah tersebut yang lebih fokus terhadap sukses yang sedang Anda kejar. Contohnya ialah jika Anda ingin sukses dalam bisnis, tentu saja Anda harus tahu langkah-langkah menjalankan bisnis, jika Anda ingin sukses dalam bidang olah raga maka Anda harus tahu tentang olah raga yang Anda tekuni.
Tetapi jangan takut, jika melakukan 4 langkah diatas, keterampilan yang diperlukan bisa mengikuti. Keterampilan bisa dipelajari. Maka kunci sukses selanjutnya sebagai pelengkap dari empat langkah tersebut adalah kemauan untuk belajar. Tidak ada kata terlambat untuk belajar. Banyak kisah dimana pada usia lanjut masih bisa mendapatkan pengetahuan serta keterampilan baru.
Pada intinya, kemauan mencoba dan mengevaluasi usaha Anda. Usaha saja tidak cukup, tapi yang dibutuhkan adalah perbaikan terhadap usaha-usaha yang sudah Anda coba. Jadi, seorang yang ingin sukses harus memiliki kemauan untuk memperbaiki tindakannya.

Anda Bisa Sukses Jika Memiliki Motivasi Cukup Kuat

Satu lagi hal penting dalam meraih sukses ialah adanya energi pendorong yang kuat dalam melakukan keempat langkah tersebut. motivasi. Yah motivasi, tanpa itu tidak akan bisa bergerak. motivasi ibarat darah dalam tubuh, motivasi ibarat bensin dalam mobil yang menjadikannya bergerak. Semakin besar atau semakin kuat motivasi Anda akan semakin besar kemungkinan Anda untuk berhasil.
Seorang mujahid tidak gentar dengan berbagai senjata lawan yang dia hadapi. Bahkan tidak jarang kekuatan lawan yang jauh lebih kuat, tidak seimbang. Tetapi pada kenyataan seorang mujahid pantang mundur terus bergerak. Kenapa? Tentu karena mempunyai motivasi yang sangat kuat untuk meraih ridha illahi sehingga mampu mendorong dia untuk menembus segala rintangan dan halangan bahkan dengan nyawa taruhannya.
Jika Anda ingin sukses Anda harus mempunyai motivasi yang besar untuk meraih sukses tersebut. Dan motivasi terbesar, tidak terbatas serta mulia ialah motivasi menggapai ridha illahi. Berperang di medan tempur, mengentaskan kemiskinan, mencerdaskan umat, memberantas kelaparan, memberantas oknum-oknum yang kotor, dan sebagainya akan terasa berat tanpa motivasi menggapai ridha illahi.
Motivasi adalah energi agar Anda bergerak. Sukses memang memerlukan usaha, gerakan, langkah, dan tindakan. Namun tindakan tidak akan pernah ada jika tidak ada motivasi. Untuk itu, Anda harus menjaga dan meningkatkan motivasi Anda. Motivasi kadang turun, Anda harus cepat membangkitkannya lagi. Jangan biarkan turun, itu sama seperti Anda melepaskan gas mobil Anda, sehingga lajunya berkurang bahkan berhenti.
OK, ini adalah yang kelima: motivasi yang kuat.

Kesimpulan

Intinya, semua berawal dari kita sendiri, jika kita mau berusaha dan berdoa Insya Allah, Allah akan menjawab semua doa-doa dan usaha kita. Melakukan empat langkah di atas ditambah motivasi yang kuat akan membawa Anda kepada kesuksesan, kecuali Allah menghendaki lain. Teruslah berusaha karena Allah memang menyuruh kita berusaha, tentang hasil kita serahkan saja kepada Allah. Jika motivasi kita mulia, berhasil tidak berhasil kita akan mendapatkan balasan dari Allah jika kita telah berusaha seoptimal kita. Insya Allah, Anda bisa sukses.
Tentu saja, do’a, tawakal, syukur, dan lainnya perlu kita lakukan untuk meraih sukses.

4 Langkah Cara Memotivasi Diri Sendiri Dan Orang Lain

Langkah 1: Menemukan Tujuan Yang Memberdayakan

cara memotivasi diriCara pertama dan terpenting adalah mengeset tujuan yang jelas dan memberdayakan. Kita harus membuat sebuah tujuan terukur dan kita benar-benar menginginkannya. Kita harus membuat tujuan yang akan membangkitkan motivasi kita.
Tujuan adalah motivasi, memiliki tujuan akan memiliki motivasi. Jika ada tujuan yang belum memotivasi, ada yang salah dengan tujuan tersebut. Anda harus benar-benar membuat inspiring goal, tujuan yang benar-benar tajam, menggairahkan, dan menggerakan Anda untuk mencapai.
Pertama temukan apa yang paling Anda inginkan dalam hidup. Bener-bener Anda inginkan, benar-benar anda impikan. Tujuan, yang benar-benar akan membuat Anda bahagia, bahkan saat Anda hanya membayangkannya saja.
Kedua buat tujuan yang melampaui kemampuan Anda. Jika tujuan Anda biasa-biasa saja, maka motivasi yang muncul pun akan biasa-biasa saja. Tujuan yang melampaui tujuan Anda akan membuat Anda lebih semangat, lebih giat dalam meraihnya.
Gantungkan cita-cita dilangit, jika gagal, maka Anda masih jatuh di bintang-bintang. Jika Anda memiliki tujuan memiliki penghasilan Rp 100.000.000 per bulan, ternyata Anda bisa meraih “hanya” setengahnya, Anda mendapatkan Rp 50.000.000.
Kadang, suka ada orang yang berkata, “saya cuma ingin …”. Sayangnya itu kurang memberdayakan. Miliki tujuan yang kuat, yang benar-benar membangkitkan motivasi dari dalam diri. Jangan hanya sekedar, tetapi harus yang luar biasa.
Pada dasarnya, motivasi itu ada 2. Yang pertama untuk meraih kesenangan. Yang kedua untuk menghindari rasa sakit atau kesulitan. Sementara, banyak orang yang hanya fokus pada kekecewaan, rasa sakit, kesulitan, atau hal-hal yang tidak diinginkannya.
Ini juga bisa dijadikan sebagai tujuan. Misalnya ada orang yang sudah bosan dengan kemiskinan. Artinya dia tidak mau miskin, maka jadikan ini sebagai tujuan. Tujuannya melepaskan diri dari kemiskinan. Kemudian ubah dengan kalimat positif, tujuannya ingin menjadi kaya.
Kemudian untuk dengan tujuan positif tersebut menjadi tujuan yang lebih spesifik, seberapa kaya? Berapa penghasilan yang diinginkan? Kapan? Ya, harus SMART, silahkan baca disini artikel selengkapnya.

Langkah 2: Menyadari Kekuatan Diri

Salah satu penghambat, mengapa banyak orang yang motivasinya lemah karena menganggap diri tidak mampu. Jika orang sudah mengatakan “tidak bisa”, maka dia akan kehilangan motivasi, sudah tidak mau lagi mencoba.
Motivasi akan tumbuh, jika dia sudah memiliki keyakinan bahwa dia mampu. Dia yakin bahwa Allah sudah memberikan potensi yang luar biasa. Potensi yang mencukupi untuk meraih apa yang dia inginkan, potensi yang cukup untuk menanggung beban yang ada.
Bukankah Allah tidak akan memberikan beban diluar kesanggupan kita? Anda pasti sanggup. Anda pasti sanggup. In syaa Allah.
Jika Anda merasa tidak mampu, artinya Anda hanya belum mengoptimalkan potensi diri yang sebenarnya sudah Anda miliki. Jadi jangan berhenti, jangan kehilangan motivasi, yang Anda butuhkan adalah belajar mengoptimalkan potensi Anda.
Setelah menyadarkan akan tujuan, langkah selanjutnya adalah menyadarkan bahwa Anda atau orang lain memiliki potensi yang cukup. Anda hanya perlu menggali dan mengoptimalkan potensi diri. Caranya adalah dengan belajar, mencoba, dan melatih diri.
Saya sudah membuat program, bagaimana agar Anda lebih percaya diri, yakin akan potensi diri yang dijelaskan dengan detil di video The Confidence Secret.

Langkah 3: Yakini Selalu Ada Jalan

Tujuan sebagai energi pendorong sudah ada. Keyakinan akan potensi diri sudah ada, maka selanjutnya yakini bahwa Anda bisa melakukan apa yang harus dilakukan untuk meraih tujuan Anda dan dengan memanfaatkan potensi diri Anda.
Bisa jadi, Anda saat ini belum mengetahui apa yang harus dilakukan. Tapi bukan berarti tidak ada caranya. Bukan berarti tidak ada jalan. Anda hanya perlu berusaha untuk mengetahuinya.
Yakinlah selalu ada jalan, yakinkan orang lain selalu ada jalan. Bagaimana agar Anda selalu menemukan jalan itu? Silahkan baca artikel ini.
Mungkin Anda sudah mengetahui jalan besar yang harus ditempuh, tetapi ternyata sepertinya sulit untuk dilakukan. Jangan kehilangan motivasi, sebab ada teknik atau cara berpikir menjadikan sesuatu yang sulit menjadi sesuatu yang bisa dilakukan. Selengkapnya saya bahas di Instant Motivation Weapon, sekaligus membahas berbagai teknik lainnya untuk membangkitkan motivasi.

Langkah 4: Kunci Agar Bisa Memotivasi Orang Lain

OK, sekarang sudah mengetahui 3 langkah jitu untuk memotivasi diri. Sebenarnya, 3 langkah tersebut bisa digunakan untuk memotivasi orang lain. Namun, sebelum Anda memotivasi orang lain, ada satu hal penting yang harus Anda miliki dulu, yaitu mampu memotivasi diri terlebih dahulu.
Bagaimana Anda bisa memotivasi orang lain, sementara diri Anda sendiri loyo, tidak semangat, dan malas-malasan. Kesesuaian perkataan Anda dan tindakan Anda akan sangat mempengaruhi oleh orang lain. Bahkan, kondisi Anda sebenarnya lebih kuat mempengaruhi ketimbang kata-kata.
Jadi, miliki tujuan yang kuat, yakinlah bahwa Anda sanggup, dan yakinlah bahwa selalu ada jalan meraih tujuan Anda. Mulailah dari diri sendiri sebelum memotivasi orang lain.

Kesimpulannya, kita tentukan dulu tujuan yang akan kita capai. Setelah itu kita harus yakin bahwa kita pasti bisa dan pasti ada jalan. Semangat!!!

Jangan Biarkan Kata-kata Orang Lain Meruntuhkan Motivasimu

Hasil gambar untuk Jangan Biarkan Kata-kata Orang Lain Meruntuhkan Motivasimu
Percaya We Can Do It!!!

Kita Tidak Bisa Menyuruh Dunia Diam

Dalam kehidupan social, kita akan bertemu banyak orang. Mereka dengan bebas berkata, yang mungkin saja merendahkan kita, menyepelekan kita, baik dengan kata-kata langsung, maupun secara tersirat. Baik hanya sekedar memberikan penilaian dan memberi masukan. Tidak menutup kemungkinan, mungkin saja ada orang yang sengaja ingin menghancurkan motivasi Anda.
Tidak nyaman didengar? Memang. Saya merasakannya juga. Tapi sayangnya, kita tidak bisa menyuruh dunia diam. Kita tidak bisa menyuruh semua manusia yang kita temui hanya mengatakan hal-hal yang positif saja. Kita tidak bisa membungkam semua orang agar tidak menghina, mencaci, dan merendahkan kita.
Bahkan, saat Anda pun berbuat baik kepada orang lain, tidak dijamin sikap mereka akan baik juga kepada Anda. Kita semua mengetahui bagaimana tingginya akhlaq Rasulullah SAW, namun tetap saja ada yang membenci, mengolok-olok, memfitnah, bahkan ingin mencelakakan beliau.
Jadi, tidak usah berkecil hati, saat Anda masih mendengar kata-kata negatif dari orang lain terhadap diri Anda.

Kuncinya Adalah Bagaimana Anda Menyikapinya

Mengubah dunia itu tidak mungkin. Tapi mengubah diri sendiri sangat mungkin. Anda tidak perlu berkecil hati, motivasi diri menjadi ciut, atau kepercayaan diri menjadi turun. Tidak, tidak perlu seperti itu. Sikapi semua dengan positif.
Yang perlu Anda ketahui adalah Anda bisa mengendalikan perasaan Anda. Anda juga bisa membentuk melatih sikap terhadap berbagai perkataan menyakitkan itu. Tidak mudah memang, dibutuhkan latihan dan peningkatan secara bertahap.
Salah satu cara agar emosi tidak terpancing adalah tidak reaktif. Jangan langsung bereaksi saat Anda mendengar kata-kata menyakitkan, termasuk membaca status atau komentar di social media. Biarkan sejenak, jika perlu sampai sehari sampai Anda bisa menanggapinya dengan kepala yang dingin.
Bahkan sering kali, jika ada kata-kata menyakitkan, lebih baik diabaikan saja. Tidak perlu membela diri, tidak perlu membalas. Jika itu sebuah fitnah, cukup menjelaskan saja kebenarannya. Kalau pun harus berurusan menuntut secara hukum karena merugikan, tetap lakukan dengan kepala dingin.

Emosi Negatif Merugikan Diri Sendiri

Jika kita biarkan diri kita emosi, kemudian kita pupuk emosi itu dengan pertengkaran, perdebatan tidak kunjung selesai, saling sindir, atau malah memikirkannya, maka akan semakin emosi negatif dalam diri Anda. Emosi negatif itu merugikan. Baik bagi kesehatan, motivasi, bahkan bagi bisnis.
Emosi negatif seperti kolesterol yang menyumbat darah. Emosi negatif bisa menyumbat energi yang pada ujungnya bisa menyumbat kesehatan dan rezeki Anda. Emosi negatif menjadikan kita lupa bersyukur, sebab pikiran akan mengikuti emosi yang isinya semua negatif.
Emosi negatif itu salah satunya marah. Tapi bukan marah saja, termasuk sakit hati, kecewa, dendam, sakit hati, dan sebagainya. Emosi negatif berawal dari perasaan, dan Anda bisa mengendalikan perasaan Anda. Kuncinya Anda yakin bahwa Anda bisa mengendalikan.
Emosi negatif jika dibiarkan akan menjadi luka emosi. Luka emosi akan menjadikan diri kita sangat rentan dan over protektif. Pada akhirnya akan merusak citra diri. Citra diri akan merusak percaya diri. Turunnya kepercayaan diri, akan menurunkan peluang untuk meraih sukses.
Katakan, “Saya bisa mengendalikan perasaan. Saya orang yang shabar. Orang shabar disayang Allah dan memiliki kekuatan yang besar.”
Ayo, katakan kalimat diatas berulang kali, sampai meresap ke dalam hati Anda.

Fokuslah Pada Diri Sendiri dan Orang-orang Yang Anda Sayangi

keep-calm-and-focus-on-yourself-8Anda adalah orang yang penting. Anda adalah orang yang berharga. Apalagi saat ada orang-orang yang bergantung pada diri Anda. Apalagi jika orang-orang disekitar Anda menyayangi Anda.
Sungguh rugi, jika pikiran kita hanya memikirkan kata-kata orang lain itu. Jauh lebih penting, waktu dan energi Anda digunakan untuk perbaikan diri sendiri dan untuk membahagiakan orang-orang yang Anda sayangi dan menyayangi Anda. Jauh lebih penting jika waktu dan energi Anda digunakan untuk mendekatkan diri kepada Allah, untuk beribadah, berdakwah, dan berjihad dijalan Allah.
Sadarilah, Anda adalah sangat berharga. Berharga bagi diri Anda dan orang-orang tercinta. Jauh lebih berharga dari perkataan dan anggapan orang kepada Anda.

 

Maafkan Mereka dan Sayangi Mereka

“Bagaimana mungkin? Mereka menyakiti saya, kenapa harus memaafkan dan menyayangi mereka?”
Anda adalah orang yang beruntung. Anda adalah orang baik, orang yang mulia, orang yang berakhlaq mulia. Anda tidak suka menyakiti, tidak suka memaki, tidak suka merendahkan, Anda tidak memfitnah. Artinya Anda beruntung memiliki sikap mulia. Jangan kotori dengan membalas mereka. Jika Anda membalas, artinya Anda sama saja dengan mereka. Jangan rendahkan diri Anda.
Justru, jadilah orang yang lebih baik. Bukan dengan cara menyombongkan diri, justru dengan memiliki jiwa pemaaf dan pengasih. Maafkan mereka. Bukan untuk mereka, tapi untuk kebaikan diri Anda sendiri. Memaafkan sebenarnya untuk kepentingan diri sendiri.
Do’akan mereka, agar mereka menyadari kesalahan mereka. Mungkin mereka sedang dalam kondisi tidak baik. Mungkin mereka tidak bahagia. Semoga Allah segera memperbaiki kondisi mereka dan membahagiakan mereka sehingga tidak lagi bersikap negatif.

Mungkin Ini Cara Allah Untuk Memperbaiki dan Mendewasakan Anda

Terlepas apakah yang dikatakan orang tentang Anda itu benar atau tidak, tapi jika kita menyikapinya dengan positif, itu akan berakibat baik untuk kita. Mungkin, ini cara Allah untuk memperbaiki dan mendewasakan kita. Kita terlatih, lebih kalm, lebih tenang, saat menghadapi hal-hal yang menyakitkan.
Ketenangan akan mendatangkan hikmah. Jika kita sakit hati atau emosi, bisa saja kita lepas atau tidak berhasil menangkap makna dari apa yang terjadi. Ketenangan memberikan kesempatan kepada kita untuk berpikir lebih jernih, sehingga mampu menangkap makna dan hikmah yang besar dari setiap kejadian.

Saya Sadar Ini Sulit, Tapi In syaa Allah Bisa

Jika Anda pikir, bahwa untuk memiliki sikap ideal itu sulit, maka saya setuju dengan Anda. Saya sendiri mengalami kesulitan itu dan sampai saat ini belumlah sempurna. Tapi saya yakin, jika kita terus berusaha, semakin hari akan semakin baik.
Tidak apa-apa, jika saat mencoba Anda masih gagal. Yang penting jangan menyerah. Teruslah mencoba untuk selalu tenang dan menyikapi segala kata-kata menyakitkan. Kata pada diri Anda, kalau Anda bisa bershabar. Yakinlah, yakinlah. Tumbuhkan kesadaran kalau diri Anda jauh lebih penting dari sekedar cemoohan itu.
Saya menulis ini bukan berarti saya sudah menjadi orang yang bijak. Tidak. Tapi ini adalah hasil pengalaman saya belajar memperbaiki diri. Saya bagikan kepada Anda, agar kita bisa sama-sama belajar.
Semoga Allah menjadikan kita orang yang mulia dengan kesabarannya. Dan bagaimana pun kata-kata menyakitkan itu datang, tidak akan menghancurkan motivasi kita.

Terkadang perkataan orang lain memang menyakitkan, tapi kita harus bisa menyaring perkataan mereka. Kita ambil yang baik dan buang yang buruk (yang membuat semangat kita patah).